Hipertensi: Si "Silent Killer" yang Perlu Diwaspadai

Approved by: dr. Retta Riama Dumasari, Sp.PD (Penyakit Dalam)


Men's Health Women's Health
Untitled Document

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang paling sering ditemukan dan menjadi faktor risiko utama penyakit jantung serta pembuluh darah. Sayangnya, banyak penderita tidak menyadari dirinya mengalami hipertensi karena sering kali tidak menimbulkan gejala yang khas.

Apa Itu Hipertensi?
Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah berada di atas nilai normal secara menetap. Tekanan darah sendiri terdiri dari: Menurut pedoman internasional seperti JNC 7 dan JNC 8, serta pedoman Eropa European Society of Cardiology tahun 2018, seseorang dikatakan hipertensi apabila tekanan darah ≥140/90 mmHg pada pemeriksaan berulang.

Penyebab Hipertensi
Sebagian besar hipertensi adalah hipertensi primer (esensial), yang tidak diketahui penyebab pastinya. Namun terdapat beberapa faktor yang berperan: Sebagian kecil kasus disebabkan oleh kondisi medis tertentu (hipertensi sekunder).

Gejala Hipertensi
Hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala. Namun pada beberapa orang dapat muncul: Bila tekanan darah sangat tinggi, dapat muncul gejala serius seperti sesak napas, nyeri dada, atau gangguan penglihatan.

Komplikasi Hipertensi
Hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti: Bila tekanan darah sangat tinggi, dapat muncul gejala serius seperti sesak napas, nyeri dada, atau gangguan penglihatan.

Penatalaksanaan Hipertensi
Penanganan hipertensi bertujuan untuk menurunkan tekanan darah dan mencegah komplikasi.
  1. Perubahan Gaya Hidup
  2. Langkah pertama dan sangat penting meliputi:
    • Mengurangi konsumsi garam
    • Menerapkan pola makan sehat (lebih banyak sayur dan buah)
    • Menurunkan berat badan bila berlebih
    • Rutin berolahraga minimal 30 menit, 3–5 kali per minggu
    • Mengelola stres

    Pada beberapa pasien dengan tekanan darah sedikit meningkat, perubahan gaya hidup saja sudah dapat membantu mengontrol tekanan darah.

  3. Kapan Harus Minum Obat?
  4. Obat antihipertensi diberikan bila:
    • Tekanan darah ≥140/90 mmHg secara konsisten
    • Terdapat faktor risiko tinggi atau komplikasi
    • Perubahan gaya hidup belum cukup menurunkan tekanan darah

    Pemilihan obat disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.
Jenis Obat Hipertensi
Beberapa golongan obat yang umum digunakan: Dokter akan menentukan kombinasi dan dosis yang paling sesuai.

Bagaimana Deteksi Dini Hipertensi?
Deteksi dini sangat penting karena hipertensi sering tanpa gejala.
Lakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin: Pemeriksaan dapat dilakukan di fasilitas kesehatan atau menggunakan alat pengukur tekanan darah yang tervalidasi.

Jangan Lupa!
Hipertensi dapat dikontrol, tetapi tidak boleh diabaikan.

Lebih baik mencegah daripada mengobati.
Mulailah dari gaya hidup sehat dan lakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala.

Jika Anda memiliki faktor risiko atau hasil tekanan darah tinggi, segera konsultasikan dengan dokter untuk evaluasi dan penanganan yang tepat.
Pemeriksaan tekanan darah secara berkala dan konsultasikan kondisi Anda dengan dokter.

Daftar Pustaka
  1. World Health Organization. Hypertension Fact Sheet. Geneva: WHO; 2023.
  2. JNC 8. 2014 Evidence-Based Guideline for the Management of High Blood Pressure in Adults.
  3. European Society of Cardiology. 2018 ESC/ESH Guidelines for the Management of Arterial Hypertension.
  4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pengendalian Hipertensi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan.



Related Doctor

Doctor
dr. Nicholas Wijayanto, Sp.PD

Penyakit Dalam

Summarecon Bekasi

Doctor
dr. Mohammad Irfan, Sp.PD, FINASIM

Penyakit Dalam

Summarecon Bekasi

Doctor
dr. Barry Anggara Putra, Sp.PD

Penyakit Dalam

Summarecon Bekasi

Doctor
dr. Kartariadi Gandadinata, Sp.PD, FINASIM

Penyakit Dalam

Summarecon Bekasi

Doctor
dr. Erfina Rohana Sormin, Sp.DVE

Dermatologi (Kulit)

Summarecon Bekasi

Doctor
dr. Adi Agung Anantawijaya, MM., Sp.DVE

Dermatologi (Kulit)

Summarecon Bekasi

Doctor
dr. Wisyanti Siahaan, M.Ked(DV), Sp.DVE

Dermatologi (Kulit)

Summarecon Bekasi

Doctor
Dr. dr. Dody Ranuhardy, Sp.PD-KHOM, MPH, FINASIM

Penyakit Dalam

Summarecon Bekasi

Doctor
dr. Frederica Apriani, Sp.PD, Finasim

Penyakit Dalam

Lippo Cikarang

Doctor
dr. Steffie Simpinano Solin, Sp.PD, M.Ked (Pd)

Penyakit Dalam

Lippo Cikarang

Doctor
dr. Debora Helen Margaretha Kindangen, Sp.PD

Penyakit Dalam

Lippo Cikarang

Doctor
dr. Juan Ponce Enrile F., Sp.D.V.E, Mars

Dermatologi (Kulit)

Lippo Cikarang

Doctor
dr. Shelly Lavenia S., Sp.D.V.E

Dermatologi (Kulit)

Lippo Cikarang

Doctor
dr. Taufik Ardhi Prakarsa H., Sp. PD

Penyakit Dalam

Karawang

Doctor
dr Iqbal Sungkar, M.Ked (PD), SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Karawang

Doctor
dr. Augustina H, Sp. KK, FINSDV

Dermatologi (Kulit)

Karawang

Doctor
dr. Serly Gonidjaja, Sp. PD

Penyakit Dalam

Karawang

Doctor
dr. Retta Riama Dumasari, Sp.PD

Penyakit Dalam

Jababeka

Doctor
dr. Andrew Suprayogi, Sp.PD., M.M., FINASIM

Penyakit Dalam

Jababeka

Doctor
dr. Albertus Daniel Freddijanto, Sp.PD

Penyakit Dalam

Jababeka

Doctor
dr. Mohammad Irfan, Sp.PD, FINASIM

Penyakit Dalam

Jababeka

Doctor
dr. Zinson B. Marbun, Sp.DVE

Dermatologi (Kulit)

Jababeka





Our Insurance Partners

Our Insurance Partners

Tentang Kami

Hubungi Kami

Newsletter & Events

Informasi

Hospital Directory & Visual Guide

Patient Relations

Patient Resources

Kantor Kami

  • RS. Permata Keluarga Corporate Office

    Jl. Boulevard Ahmad Yani Kav. 008, Harapan Mulya
    Kota Bekasi, Jawa Barat 17143